oleh

Rusak Fatal, Warga Waharia Palang Jembatan Sanoba Bawah

NABIRE – Ketika warga Kampung Waharia Distrik Teluk Kimi melihat kondisi jembatan sanoba bawah yang rusak fatal, akhirnya pada, Senin (18/1), sejumah warga langsung melaporkan hal itu kepada Pemerintah Kampung setempat. Demikian seperti dikutip www.papuaposnabire.com group Siberindo.com.

Dan setelah laporan disampaikan, sejumlah warga langsung melakukan pemalangan dengan tujuan agar tidak boleh ada kendaraan roda dua maupun roda empat yang melewati jempatan tersebut lagi.

Baca Juga  Kasad Apresiasi Program Pengembangan Entrepreneurship PPAD

Sehingga warga meminta Pemerintah Kabupaten Nabire bersama instansi terkait agar turun langsung melihat kondisi jembatan Sanoba bawah yang kini hampir roboh.

Salah seorang staf Kampung Waharia Abner Bedes Yawan selaku Kaur Pembangunan Kampung Waharia yang ditemui Papuapos Nabire, Senin (18/1), mengakui adanya pemalangan tersebut.

Dengan alasan, warga tidak ingin adanya korban jiwa lagi, sehingga pemalangan dilakukan hingga ada perbaikan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire.

Baca Juga  Jelang HUT Partai, Sekjen Gerindra Instruksikan Kader Pasang Bendera dan Spanduk Prabowo Presiden 2024

“Yang bisa kami ingin hanya bagi mereka–mereka yang jalan kaki sementara bagi kendaraan roda dua maupun roda empat dilarang keras untuk melewati jembatan Sanoba Bawah,” ungkapnya.

Karena jembatan yang selama ini menghubungkan Kampung Sanoba dan Kampung Waharia tinggal tunggu waktu untuk roboh, sebab dari papas lantai hingga besi-besi gelagar bawah sudah rusak total termakan usia, kata Abner.

Baca Juga  Bupati Mesak : Kami Dua Manusia Biasa, Bukan Mesias

Untuk itu, selaku aparat Kampung Waharia bersama masyarakat mengharapkan adanya kebijakan dan perhatian langsung dari pemerintah agar ada perbaikan, sebab jembatan yang rusak ini merupakan akses perputaran roda perekonomian masyarakat.(des)

Komentar

News Feed