NABIRE – Baru pertama kali (perdana) Pelaksana harian (Plh) Bupati Dogiyai Oskar Makai, SE memimpin Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai dalam rangka pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah digelar sesuai dengan aturan dan mekanisme persidangan yang benar. Demikian seperti dikutip www.papuaposnabire.com group Siberindo.com.
Karena sesuai mekanisme persidangan, di dalamnya ada pemandangan umum fraksi dan pendapat akhir fraksi sebagai dukungan politik dari anggota dewan.
Pelaksana harian (PLh) Bupati Dogiyai, Oskar Makai, SE kepada awak media di Nabire, Kamis (11/2) mengatakan baru pertama kali berhasil melaksanakan sidang paripurna dewan membahas dan menetapkan APBD Kabupaten Dogiyai tahun anggaran 2021 sesuai dengan aturan dan mekanisme persidangan dengan adanya pemandangan umum dan pendapat akhir fraksi.
Sebab persidangan tahun tahun sebelumnya hanya buka tutup sidang tanpa adanya pemandangan umum dan pendapat akhir fraksi.
Wakil Bupati Oskar Makai menyatakan bersyukur karena persidangan sesuai mekanisme persidangan itupun terlaksana karena Bupati Yakubus Dumupa menunjuk Wabup Oskar Makai sebagai Plh Bupati Dogiyai sejak 5 Januari lalu selama 3 bulan.
Plh Bupati, Oskar menyebut persidangan dewan kali ini sebagai pembelajaran bagi anggota dewan periode 2019-2024 sekalipun 3 anggota diantara 25 anggota parlemen merupakan anggota lama yang pernah menjabat anggota parlemen di Kabupaten Dogiyai.
Oskar menilai saat pembahasan anggaran, anggota dewan diharap memperjuang kepentingan rakyat dan pemerintah melalui mitranya di eksekutif bukan sebaliknya memperjuangkan kepentingannya.
Karena memperjuangkan kepentingan masyarakat dan pemerintah melalui mitranya di eksekutif pada akhirnya berdampak kepada rakyat di daerah pemilihannya
Oskar menyebut perjuangan yang berhasil dirumuskan dalam sidang paripurna pekan lalu seperti penambahan anggaran untuk pembangunan tower TELKOMSEL melalui Dinas Infokom sebesar Rp1, 5 miliar dan penambahan dana untuk pengadaan server di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Disdukcapil) Kabupaten Dogiyai sebesar Rp 1 miliar.
“Penambahan tower dan server di Dukcapil ini untuk kepentingan bersama masyarakat dan pemerintah jadi kita tambahkan dana melalui Instansi terkait, ” tandas Plh Bupati Dogiyai, Oskar. (ans)




Komentar