oleh

Banyak Faktor Hambat Penyaluran BST

NABIRE – Tidak tersalur dengan baik dan tepat waktu Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada warga keluarga penerima dipengaruhi oleh banyak faktor. Demikian seperti dikutip www.papuaposnabire.com group Siberindo.com.

Salah satunya karena tidak terkonek baik dari bank penyalur dengan identitas penerima.

Terhambatnya kendala koneksi antara penyalur khususnya bank yang ditunjuk dengan keluarga penerima tidak hanya terjadi di Nabire tetapi hampir merata di seluruh Indonesia.

“Masalah itu, bukan hanya di Nabire, tetapi terjadi hampir di seluruh Indonesia,” jelas Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Zakeus Petege menanggapi keluhan beberapa warga penerima BST di Nabire.

Baca Juga  Deklarasi Tim RD 87 Foundation For YUDA 01

Sebelumnya, awal bulan ini beberapa warga dari keluarga penerima BST di Nabire mengeluh, bantuan jatah bulan Oktober 2020 belum masuk ke rekening.

Padahal, bantuan tersebut sudah dijanjikan oleh pemerintah untuk disalurkan setiap bulan ke rekening masing-masing keluarga penerima BST.

Sekretaris Dinas Sosial, Zakeus Petege saat dikonfirmasi soal keluhan keluarga penerima BST di ruang kerjanya, Jumat (6/11) mengatakan adanya keluarga yang belum menerima BST melalui rekening yang disalurkan oleh bank karena terjadi kesalahan koneksi data sehingga terjadi kesalahan dalam pengiriman.

Baca Juga  84 Petugas Medis RSUD Jayapura Positif Corona

Data antara bank dengan keluarga penerima tidak konek bagus sehingga terjadi hambatan seperti itu.

Dan hambatan seperti ini, kata Zakeus, tidak hanya terjadi di Nabire tetapi hampir di seluruh Indonesia mengalami hal serupa.

Ia menambahkan, tidak tepat waktu ini buka hanya faktor koneksi tersebut tetapi banyak faktor ikut mempengaruhi keterlambatan penyaluran BST kepada keluarga penerima.

Baca Juga  Isu Pengungsi Tak Benar, Covid di Intan Jaya Zero

Selain itu, Zakeus mengakui keterbatasan memonitoring penyaluran BST ke lapangan karena sangat terbatasnya tenaga di lapangan. Beda dengan penyaluran bantuan kepada keluarga penerima manfaat dari peserta Program Keluarga Harapan (PKH).

Karena, untuk monitoring penyaluran bantuan kepada PKH ditangani oleh tenaga-tenaga pendamping PKH yang ditempatkan di setiap distrik sehingga pendamping ikut memantau dan mendampingi keluarga penerima manfaat dari PKH.(ans)

Komentar

News Feed