oleh

Covid Betul-betul Ada, 125 OAP Positif, 1 Meninggal Dunia

NABIRE – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nabire, dr Frans Sayori dalam diskusi antara legislatif-eksekutif, Sabtu (17/7) mengungkapkan data terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Nabire hingga 17 Juli sebanyak 696, 125 diantarannya orang asli Papua. Demikian seperti dikutip www.papuaposnabire.com group Siberindo.com

“Dari 125 OAP, hari ini 1 orang berumur 16 tahun, meninggal,” ungkapnya sambil menambahkan, “Covid itu betul-betul ada.”

Oleh sebab itu, dr Sayori mengingatkan Papua agar jangan menganggap tidak ada corana dan orang asli Papua tidak beranggapan bahwa corona tidak akan menyentuh OAP. Karena, corona ada, betul-betul ada. Hingga Sabtu (17/7) sudah 125 OAP yang dinyatakan positif corona. “Kita OAP tidak bisa meremehkan corona, karena betul-betul ada,” pesannya.

Baca Juga  Atas Keberhasilan Bermitra, Koperasi Mandiri Maju Sejahtera Siap Terima Dana

Dalam diskusi, juru bicara dr Sayori mengatakan, Nabire sudah masuk zona merah dengan terus bertambahnya warga yang terkonfirmasi covid -19 baik itu melalui pemeriksaan Rapid Antigen di Rumah sakit maupun melalui pemeriksaan Rapid Antigen lewat Puskesmas.

Berdasarkan data infografis penyebaran Covid -19 di Kabupaten Nabire, Senin, 19 Juli 2021, terkonfirmasi sebanyak 697. Dari jumlah yang terkonfirmasi, Nabire sebanyak 657, sementara rujukan dari Paniai sebanyak 26 dan Deiyai sejumlah 14.

Baca Juga  KBRI Lisabon Kunjungi 3 Kota di Utara Portugal dan Berikan Pelayanan Mobile

Dari jumlah yang terkonfirmasi, 138 diantaranya dirawat secara intensif dan sembuh sebanyak 34 orang. Berdasarkan laporan data tersebut, 264 diantara kontak erat, suspek 1.033 dengan probable 29.

Dengan kondisi paparan covid demikian, Juru Bicara Tim Gugus Covid -1 Kabupten Nabire mengatakan, Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum (RSUD) Nabire sudah over kapasitas. Karena, tempat yang tersedia untuk pasien covid -19 sebanyak 75 tetapi pasien positif Covid yang menjalani perawatan intensif sebanyak 138 pasien.

Sementara, kata dr Sayori, sebanyak 1.088 yang terkonfirmasi terpapar covid -19, berdasarkan pemeriksaan rapid antigen di Puskesmas, sedang menjalani isolasi mandiri.

Baca Juga  Sekjen Gerindra Minta Caleg Serius Perjuangkan Prabowo agar Mendapat Kepercayaan Rakyat di Dapilnya

Kepada pemerintah dan DPRD, juru bicara Tim Gugus Covid -19 Kabupaten Nabire ini menjelaskan, untuk mencegah dan menangani covid di daerah ini, tim kesehatan melaksanakan kesadaran warga melalui 3 T yakni treting (melacak), testing (dengan Rapid Antigen) dan terapi (penyuluhan).

Juru bicara, dr Sayori menambahkan, selain melaksanakan 3 T untuk mendeteksi paparan covid di Nabire, tim gugus juga tetap memberlakukan pemeriksaan rapid antigen setiap warga dan keluar masuk melalui hubungan udara dan laut sesuai dengan kesepakatan pemerintah selama ini. (ans)

Komentar

News Feed