NABIRE – Jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Nabire pada tanggal 28 Juli nanti, pihak Polres Nabire menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama penyelenggara dan pihak terkait. Demikian seperti dikutip www.papuaposnabire.com group Siberindo.com
Kegiatan itu dipimpin Kapolres Nabire AKBP Kariawan Barus, S.H., S.I.K., M.H, dihadiri unsur Muspida, diantaranya Penjabat Bupati dr. Anton T. Mote, Dandim 1705 Nabire Letkol Inf. Anjuanda Pardosi S.E, M.Si, Ketua KPU Nabire Jhoni Kambu, S.H, Komandan Batalyon C Pelopor Polda Papua Kompol Jhon Simonsabra S.H, M.H, Forkopimda Kabupaten Nabire, seluruh kepala dinas dan Pejabat Utama (PJU) Polres Nabire.
Dalam pertemuan FGD ini dibahas tentang PSU Cabup/Cawabup tahun 2021 Kabupaten Nabire yang aman dan damai, penerapan PPKM darurat yang bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Nabire, sesuai Inmendagri nomor 15 tahun 2021 terkait Pemberlakuan PPKM Darurat.
Kapolres AKBP Kariawan Barus di kesempatan itu menjelaskan bagaimana mekanisme penerapan sesuai aturan pemerintah dalam PSU.
Dirinya juga menekankan bahwa hal yang sangat penting diperhatikan, contohnya di Kabupaten Yahukimo yang terjadi peristiwa kerusakan beberapa fasilitas umum dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sehingga Kapolres mengharapkan untuk menjaga fasilitas umum yang ada masing-masing. Kepala dinas mengatur dan menjaga kantornya selama PSU berlangsung terutama saat pleno, pemungutan suara dan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bagi bupati yang akan tarpilih nantinya.
Pada kesempatan yang sama Pj. Bupati Nabire dr. Anton T. Mote menyampaikan, kami dari pihak pemerintah siap mendukung dan siap menyukseskan PSU Pilkada Nabire.
Sebagai Penjabat di Kabupaten Nabire, tugas dan tanggung jawab kami adalah menjalankan roda pemerintah yang ada, sehingga harapan kami dari pihak pemerintah, yakni seluruh pihak yang telah hadir tetap menjaga sinergitas dan kerja sama dalam upaya-upaya menyukseskan PSU di Kabupaten Nabire, seraya berharap.
Kemudian, tambahnya, untuk sementara di Nbire juga penyebaran Covid sangat memperhatinkan. Oleh karena itu, kami menyampaikan bahwa tetap diperhatikan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah ini.
Dandim Nabire Letkol Inf. Anjuanda menyatakan juga siap menyukseskan PSU. Saat itupun menyampaikan jika ada pembatasan atau PPKM Darurat yang dilaksanakan oleh tim gugus, kami dari pihak TNI siap mendukung.
Menurut Dandim Nabire yang baru menjabat itu, pertemuan dalam kegiatan FGD ini perlu dilakukan agar kedepan dalam pelaksanaan PSU berjalan aman dan kondusif.
Ini tentunya membutuhkan dukungan dari masyarakat apa yang kita harapkan tidak akan bisa terwujud. Penerapan PPKM darurat ini demi kepentingan bersama,vmemutus rantai penyebaran Covid-19. “Semua mendukung siap mengawal pemungutan suara ulang dan penerapan PPKM darurat,” ujar Anjuanda. (wan)











Komentar