NABIRE – Rapat kordinasi dan evaluasi kegiatan tahun anggaran 2019 antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Nabire terjadi alot. Namun disisi lain, DPRD juga apresiasi Dinkes karena pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Dinkes dalam tahun 2019 melampui target.
Apresiasi dewan atas kinerja Dinkes dalam pemasukan PAD dari Dinkes disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Nabire, H Mohammad Iskandar sebelum menutup rapat koordinasi dan evaluasi kegiatan Dinkes tahun anggaran 2019 di Ruang Utama DPRD Nabire, Rabu (14/10).
Rapat koordinasi dan evaluasi menjadi alot ketika anggota dewan, Aten Maday mempersoalkan besaran angka kegiatan dari Dinkes antara materi LKPJ Bupati Nabire tahun anggaran 2019 dengan resume materi yang disampaikan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Pertanyaan Aten Maday ini diperuncing dengan pertanyaan anggota dewan lainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Nabire, Yulian Agapa mengatakan, pihaknya menghadiri rapat koordinasi dan evaluasi tanpa membawa dua materi yang dimaksud, datang apa adanya, karena di dalam undangan, hanya koordinasi, tidak menyebutkan adanya evaluasi kegiatan tahun 2019.
Yulian Agapa juga menilai undangan yang disampaikan kepada OPD keliru karena tidak memuat rapat koordinasi dan evaluasi kegiatan 2019, sambil memperlihatkan undangan dari dewan yang disusun Sekretariat DPRD.
Anggota DPRD, Udin Mardin meredahkan situasi dengan meminta kepada anggota dewan agar evaluasi hanya dari materi LKPJ Bupati Nabire tahun 2019 tanpa membandingkan dengan resume dari Bappeda.
Wakil Ketua II, H Mohammad Iskandar yang memimpin rapat koordinasi dan evaluasi dengan nada kesal mengatakan, rapat koordinasi dan evaluasi yang dilaksanakan sebelum Sidang Paripurna LKPJ Bupati ini sudah jelas seperti yang diberitakan media, rapat ini untuk mengevaluasi kegiatan OPD tahun anggaran 2019 tetapi itu tidak disinggung di dalam undangan kepada eksekutif ke masing-masing OPD. Oleh sebab itu, Moh Iskandar meminta agar redaksi undangan ke OPD agar disesuaikan dengan maksud dari rapat koordinasi dan evaluasi antara DPRD dengan OPD terkait.
Sekalipun sempat alot, Wakil Ketua II, Moh Iskandar menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan atas kehadirannya dalam rapat kordinasi dan evaluasi bersama dewan.
Iskandar, atas nama pimpinan dan anggota juga menyampaikan apresiasi kepada Dinkes karena dari target penerimaan PAD oleh Dinkes dalam tahun anggaran sebesar Rp100 juta, realisasinya melampaui target dengan mamasukan Rp114 juta.(ans)











Komentar