NABIRE – Perekonomian Nabire hidup karena Nabire menjadi kota sentral dari 7 kabupaten sekitar. Demikian seperti dikutip www.papuaposnabire.com group Siberindo.com.
Jika, tidak, perekonomian Nabire tidak berkembang seperti kita rasakan sementara ini.
Calon Bupati Nabire, Mesak Magay dalam pertemuan terbatas dengan pemuda/i Karang Tumaritis, Kamis (12/11) mengatakan perekonomian kota Nabire ini berkembang karena Nabire menjadi kota sentral dari 7 kabupaten lain.
Kalau tidak, perekonomian Nabire tidak berkembang seperti yang kita lihat sementara ini.
Tetapi, karena Nabire menjadi sentral dari kabupaten lain, sekitar Rp.7 triliyun beredar disini, gaji dan semua belanja kebutuhan dari kabupaten lain, semuanya beredar disini.
Tidak berkembangnya perekonomian dari Kabupaten Nabire, calon bupati dengan nomor urut dua ini mencontoh, pendidikan tidak merata bahkan hampir macet sebagian karena tidak ada tenaga guru, demikian juga bidang pelayanan kesehatan dasar.
Mantan anggota DPRD Nabire ini mengungkap, selama menjabat sebagai anggota legislatif di Nabire (2004-2009), ketika Bupati Drs. AP Youw, APBD Kabupaten Nabire hanya sebesar Rp.500 miliar dan cakupan wilayah meliputi kawasan Mapiha dan Kamu, sebelum Kabupaten Dogiyai dimekarkan, tetapi ekonomi lancar, pembangunan nampak dan pelayanan pendidikan sampai kesehatan lancar.
Tetapi, sekarang APBD Nabire mencapai Rp.1 Trilyun 300 miliar dengan cakupan wilayah yang tidak luas tetapi pelayanan pendidikan dan kesehatan hampir mati disebagian wilayah.
Messi sapaannya ini menambahkan, macetnya sebagian pelayanan kesehatan dan pendidikan di daerah ini menunjukkan perekonomian daerah ini tidak lancar namun perekonomian daerah ini aman dan berkembang hanya karena Nabire menjadi kota sentral dari 7 kabupaten lainnya di pedalaman.
Calon bupati yang diusung oleh 3 partai, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Persatuan Indinesia (PKPI) dan dua partai non seat, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra ) dan Partai Gelora ini menambahkan, perekonomian daerah ini berkembang karena sebagian besar pegawai dari 7 kabupaten di pedalaman ada di Nabire, gaji dan biaya kebutuhan lain habis di Nabire sehingga ekonomi Nabire hidup dan masyarakat masih menikmati hasil perputaran uang dari 7 kabupaten lain di daerah ini.(ans)







Komentar