oleh

Termakan Usia, Perpustakaan SMPN 1 Wanggar Tak Bisa Digunakan

NABIRE – Telah kita ketahui bahwa pembangunan seluruh gedung atau ruangan kelas termasuk ruangan Perpustakaan milik SMP Negeri 1 Wanggar Nabire dibangun sejak tahun 1985 dan hingga saat ini masih berdiri kokoh. Demikian seperti dikutip www.papuaposnabire.com group Siberindo.com.

Namun gedung oerpustakaan tersebut sudah sekian lama atau tahun tidak bisa digunakan lagi, sebab gedung tersebut mengalami kerusakan fatal yang dimulai dari atap daun senk, plafon dan juga lantai yang terlihat rusak dari dalam hingga kedepan dan rabat kiri dan kanan.

Baca Juga  Isu Pengungsi Tak Benar, Covid di Intan Jaya Zero

Sehingga gedung atau ruangan perpustakaan kini hanya menjadi sarang tikus dan juga nyamuk yang dapat menguasai ruangan perpustakaan tersebut, sementara pihak sekolah juga tidak bisa menggunakan gedung tersebut.

Demikian dikatakan Kepala SMPN 1 Wanggar Eko Suprapto Hadiyono, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Rabu (3/2), di ruang kerjanya seraya menambahkan, tidak mungkin pihak sekolah dapat merenovasi gedung perpustakaan ini lagi.

Baca Juga  Kontak Erat Pasien Covid, Tim Medis Segera Periksa Kesehatan Warga Banti

Karena kita bayangkan bersama bahwa gedung tersebut dibangun pada tahun 1985, dengan demikian gedung perpustakaan itu sudah termakan usia yang cukup lama, sehingga mengalami kerusakan yang cukup fatal dari atap sengk hingga lantai.

Sementara sebagai lembaga pendidikan yang berada di wilayah Distrik Wanggar, sangat membutuhkan pembangunan perpustakaan yang layak guna membantu para murid saat istirahat untuk mengisi waktu luang sambil membaca.

Baca Juga  Mathius Awoitauw Kembali Menjabat Ketua DPW NasDem Papua Periode 2020 – 2024

Dari kekosongan gedung perpustakaan yang layak membuat pihak sekolah mengambil langkah untuk menyimpan buku-buku pelajaran hingga pedoman guru secara langsung di ruangan dewan guru agar dapat terjaga dan terus dirawat.

Dengan demikian selaku kepala sekolah dan juga dewan guru sangat mengharapkan adanya kebijakan secara langsung dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire agar gedung perpustakaan dapat direhap dan selanjutnya digunakan oleh pihak sekolah.(des)

Komentar

News Feed