NABIRE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dogiyai. Sementara jabatan pimpinan organisasi pimpinan daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Dogiyai sudah dilaksanakan sebelumnya dan hasilnya, sudah melantik 6 pejabat OPD yang lulus seleksi. Demikian Seperti Dikutip www.papuaposnabire.com group Siberindo.com
Untuk lelang jabatan Sekda Dogiyai, seleksi diikuti 6 calon. Dari 6 calon yang mendaftar, dua calon Sekda Dogiyai yakni Drs. Petrus Agapa dan Emanuel Dogomo, S.Pt, M.Si mengikuti seleksi PJT di Nabire, Senin (1/11).
Ketua Panitia Seleksi PJT Kabupaten Dogiyai, Yance Agapa, SH, M.Si di sela-sela kegiatan mengatakan, lelang jabatan Sekda ini diikuti 6 orang tetapi 4 calon lainnya gugur saat seleksi berkas persyaratan. Ke-6 orang yang mengikuti lelang tersebut, Petrus Agapa, Emanuel Dogomo, Herman Tebay, Natalis Agapa, Basri.
Yance Agapa menambahkan, seleksi JPT dilaksanakan secara bertahap mulai dari seleksi berkas persyaratan, tes tertulis, wawancara hingga penyusunan makalah. Oleh sebab itu, seleksi berupa tes kemampuan yang dilaksanakan hari ini (kemarin, red) merupakan salah satu tahapan dari proses seleksi selanjutnya akan diadakan wawancara dan uji makalah.
Saat rehat, peserta seleksi, Petrus Agapa dan Emanuel Dogomo menjelaskan, salah satu syarat untuk mengikuti seleksi PJT adalah sertifikat Diklat Pim II. Oleh karena itu, peserta lain dinyatakan gugur saat penilaian berkas.
Petrus Agapa, Penjabat Seka Kabupaten Dogiyai menjelaskan seleksi untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk Kabupaten Dogiyai baru pertama kali dilaksanakan. Sebelumnya belum pernah ada seleksi PJT tingkat Kabupaten Dogiyai.
Namun, kata Agapa, sebelumnya pernah melaksanakan seleksi (lelang) jabatan untuk pimpinan OPD di lingkungan Pembak Dogiyai. Sudah ada 6 pimpinan OPD yang dilantik berdasarkan hasil seleksi pimpinan OPD se tingkat kabupaten.
Menurut PJ Sekda Dogiyai, sisa pimpinan OPD (22 OPD) rencanakan dilaksanakan tahun lalu namun karena pandemi corona hal itu tidak dilaksanakan. Oleh sebab itu, seleksi pimpinan untuk 22 OPD di luar Kepala Distrik dan satu kantor, akan dilaksanakan tahun depan. (ans)











Komentar