oleh

Raker Revitalisasi Bagi Kepsek SMK Telah Dibuka

NABIRE – Bertempat di aula Pertemuan SMK N 1 Nabire, Sabtu (29/1), Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Kebudayaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Yulianus Kuayo, SH secara resmi membuka Kegiatan Rapat Kerja (raker) Revitalissai bagi para kepala Sekolah (Kepsek) SMK di wilayah adat Meepago A. Demikian seperti dikutip www.papuaposnabire.com group Siberindo.com.

Segala sesuatu yang berhubungan dengan revitalisasi akan disampaikan secara langsung ke semua sekolah SMK. Sehingga semua hal yang ada di sekolah pun harus diputuskan secara bersama-sama.

Baca Juga  Kunjungan Menteri Luar Negeri RI ke Brunei Darussalam dalam Press Briefing

Untuk itu Kabid meminta kepada semua SMK di wilayah adat Meepago A agar selalu mengutamakan literasi.

Karena literasi menjadi titik awal untuk menggerakkan murid atau peserta didik seebelum Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai.

Untuk itu bagi SMK yang belum literasi di wajibkan untuk melaksanakan literasi.

Dan melalui kegiatan Rapat Kerja (Raker) Revitalisasi ini, selaku Kepala Bidang meminta agar setiap lulusan SMK sudah harus memproduksi atau masuk dunia kerja.

Baca Juga  Semangat Gotong Royong Satukan Tekad Lawan Covid-19

Sebab tercatat selama ini terkesan lulusan SMK tidak bisa berbuat apa-apa setelah lulus hanya bisa mengandalkan ijazah saja tanpa dibekali sebuah skill dari sekolah asal.

Apabila setiap sekolah yang dinyatakan sudah unggul dalam prestasi, minimal 8 standar kompetensi pendidikan juga sudah dipenuhi oleh pihak sekolah masing-masing.

Untuk itu kepada semua kepala sekolah dan dewan guru SMK yang bertugas di SMK se-wilayah Meepago A, diminta untuk selalu menjaga kwalitas lulusan.

Baca Juga  Muzani Harap Kader PII Siapkan Diri Jadi Pemimpin yang Terus Menjaga Persatuan dan Keutuhan Bangsa

“Jangan cuma lulusan murid yang banyak tetapi tidak memiliki skill.

Dan bagi semua SMK yang ada di wilayah adat Meepago untuk bisa membuka jurusan apa saja asalkan bisa mampu membaca investasi dan juga mampu memproduksi apa yang ada pada program keahliannya,” ujarnya. (des)

Komentar

News Feed